Rabu, 30 Desember 2009

Terima Kasih Cinta

Sekian waktu yang terlalui
Setiap hela dari nafasmu
Setiap depa dari cintamu
Setiap tetesan kasihmu
Telah aku rasakan kehangatannya
Telah begitu aku nikmati rona kebahagiannya

Kini kutaburi gemuruh didada
Kau begitu bersahaja
Kau tau apa yang ku rasa

Terima kasi cinta
Kau ada ketika aku merana
Kau papah ketika aku lengah

Waktu jua yang akan menuainya
Tapi kehangatan selalu bersama
Karena cinta kasih kita

Terima kasih cinta




(Medio, 25 Desember 2009)

Darah Angin dan Langkah

Sepanjang darah masih mengalir
Sepanjang anginkan menerpa langkah
Tanpa rasa di raga
Hanya merasuk ke relung jiwa

Haruskah dipertanyakan
Bagaimana darah harus mengalir
Dimana anginkan menerpa
Kemana langkahkan berderap

Karena darah dan angin
Adalah satu rasa
Karena angin dan langkah
Adalah satu rupa

Rasa apa yang kau tawarkan
Rupa apa yang kau tunjukan
Langkah apa yang kau derapkan
Perlahan namun pasti merasuk ke relung jiwa


(Jakarta, 21 Desember 2009)